Psikologi Komunikasi dan Media

Menyerap Ilmu Global di Dunia Hortikultura: Perjalanan Adi Poernomo di Konferensi Internasional Cultivate 2025 


Oleh:
Rosalinda Cinta Damayanti (11123018)
S1 Psikologi '23




Columbus, Ohio - Dunia pertanian modern kini tidak lagi sekadar berbicara tentang tanah dan tanaman, tetapi juga teknologi, komunikasi global, dan kolaborasi lintas budaya. Hal inilah yang dialami oleh Adi Poernomo, lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB University), saat mengikuti Konferensi Internasional Cultivate 2025 di Columbus, Ohio, Amerika Serikat.

Adi berpartisipasi dalam kegiatan tersebut melalui program magang internasional di bidang hortikultura dan manajemen agribisnis. Dalam konferensi yang berlangsung selama empat hari, ia fokus mempelajari inovasi dalam budidaya tanaman, efisiensi rumah kaca, serta pengelolaan nutrisi berbasis teknologi.

Konferensi Cultivate 2025 mempertemukan ribuan peserta dari berbagai negara, mulai dari petani, akademisi, hingga pelaku industri hortikultura global. Rangkaian acara mencakup pameran dagang internasional, presentasi ilmiah, workshop teknis, serta sesi jejaring profesional. Adi menilai kegiatan ini menjadi wadah penting untuk melihat langsung bagaimana praktik pertanian modern berkembang di tingkat dunia.

Topik yang paling menarik perhatian baginya adalah Smart Greenhouse and Controlled Environment Agriculture, yang membahas pemanfaatan sensor dan sistem otomatisasi dalam mengatur suhu, kelembaban, dan nutrisi tanaman secara real time. Menurut Adi, pendekatan ini menjadi langkah konkret menuju efisiensi dan keberlanjutan sektor pertanian. Ia juga terinspirasi oleh pemaparan Dr. A.J. Both dari Rutgers University yang mengulas strategi efisiensi energi pada sistem rumah kaca, materi yang dinilainya sangat relevan dengan kondisi pertanian di Indonesia.

Selain memperluas wawasan teknis, konferensi ini memperkaya pengalaman Adi dalam hal komunikasi antarbudaya dan kolaborasi internasional. Berinteraksi dengan peserta dari Belanda, Jepang, dan Kanada memberinya pemahaman baru tentang pentingnya empati budaya dalam pertukaran ilmu pengetahuan.

“Pertanian modern bukan hanya tentang produksi, tetapi juga tentang kemampuan berkomunikasi lintas sektor dan beradaptasi terhadap perubahan global,” ujarnya.

Teknologi digital juga memainkan peran penting dalam memperlancar interaksi. Melalui platform daring dan katalog digital, peserta tetap dapat berjejaring setelah konferensi berakhir. Adi menilai media digital menjadi jembatan penting untuk mempertahankan kolaborasi akademik lintas negara.

Bagi Adi, pengalaman mengikuti Cultivate 2025 menjadi titik balik dalam karier dan cara pandangnya terhadap masa depan pertanian Indonesia.

“Pengalaman ini benar-benar transformasional, mengubah cara saya berpikir, berkomunikasi, dan memandang potensi pertanian Indonesia di kancah global,” tutupnya.


✍️ Ditulis oleh: Rosalinda Cinta Damayanti
📅 Sumber wawancara: Adi Poernomo – Peserta Cultivate 2025, Columbus, Ohio, Amerika Serikat


Psikologi Komunikasi dan Media

 

Kopi dan Komunikasi: Analisis Interaksi Sosial di Ninetaste Coffee Sebagai Ruang Publik Modern


Oleh:
Ika Budi Agustin (11123010)
S1 Psikologi '23

 


Kafe pada masa kini tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati secangkir kopi, tetapi telah bertransformasi menjadi ruang publik yang berfungsi sebagai wadah interaksi sosial masyarakat modern. Salah satu contohnya adalah Ninetaste Coffee yang berlokasi di kawasan Losplos. Kafe ini menghadirkan suasana santai, terbuka, dan penuh kehangatan yang membuatnya menjadi ruang ideal bagi berbagai kalangan untuk berkumpul, berdiskusi, bekerja, atau sekadar bersantai. Dalam konteks komunikasi media, keberadaan kafe seperti Ninetaste Coffee dapat dilihat sebagai ruang publik modern di mana proses pertukaran pesan, gagasan, serta interaksi sosial berlangsung secara aktif dan dinamis.

Budaya ngopi yang berkembang pesat di kalangan masyarakat urban mencerminkan adanya perubahan cara manusia berkomunikasi dan bersosialisasi. Aktivitas minum kopi kini tidak lagi semata-mata kegiatan konsumsi, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup dan sarana ekspresi diri. Di Ninetaste Coffee, pengunjung datang tidak hanya untuk menikmati menu kopi, tetapi juga untuk berinteraksi dengan teman, rekan kerja, atau bahkan membangun jejaring sosial baru. Dalam suasana yang tenang dan nyaman, komunikasi interpersonal berjalan secara alami dan cair. Orang-orang saling bertukar cerita, berbagi pandangan, dan menciptakan hubungan sosial yang bermakna. Situasi ini memperlihatkan bahwa komunikasi tatap muka masih memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat modern, meskipun di tengah dominasi teknologi digital (Devito, 2019).

Namun, kehadiran media digital juga memperluas makna ruang publik di kafe. Banyak pengunjung Ninetaste Coffee yang mengabadikan momen mereka dan membagikannya ke media sosial seperti Instagram atau TikTok. Aktivitas ini menunjukkan adanya bentuk komunikasi simbolik di mana kafe tidak hanya menjadi tempat interaksi nyata, tetapi juga representasi identitas sosial dan gaya hidup. Menurut Saraswati (2024), fenomena ini menggambarkan pergeseran budaya komunikasi, di mana ruang sosial kini memiliki dimensi ganda: fisik dan digital. Dengan demikian, interaksi sosial di kafe bukan hanya terjadi di antara individu yang hadir, tetapi juga meluas melalui jejaring virtual yang lebih luas.

Ninetaste Coffee menjadi contoh konkret bagaimana ruang publik tradisional dapat beradaptasi dengan kebutuhan komunikasi masyarakat kontemporer. Desain interior yang sederhana namun estetik, pencahayaan hangat, serta keberadaan tanaman hijau menciptakan suasana yang mendukung komunikasi egaliter dan relaksasi psikologis. Pengunjung dapat berbincang dengan nyaman tanpa tekanan formalitas. Suasana yang tercipta ini selaras dengan pandangan Habermas (dalam Raharjo, 2023) mengenai ruang publik sebagai arena bebas bagi masyarakat untuk berdialog dan bertukar pikiran tanpa batasan hierarki. Kafe menjadi wadah tempat komunikasi sosial berlangsung dengan lebih terbuka dan spontan.

Dari hasil observasi yang dilakukan di Ninetaste Coffee, terlihat bahwa pola komunikasi pengunjung sangat beragam. Ada kelompok yang berdiskusi serius mengenai pekerjaan atau tugas kuliah, ada pula yang bercanda santai menikmati malam. Beberapa pengunjung datang sendiri untuk bekerja dengan laptop atau membaca buku, tetapi tetap berada dalam atmosfer sosial yang aktif. Fenomena ini memperlihatkan bagaimana kafe mampu menjadi ruang sosial fleksibel yang mengakomodasi berbagai bentuk interaksi, mulai dari komunikasi interpersonal, kelompok kecil, hingga komunikasi simbolik melalui kehadiran di media sosial. Prasetyo (2024) menjelaskan bahwa ruang publik semacam ini berperan penting dalam memperkuat hubungan sosial masyarakat urban yang cenderung individualistik akibat kemajuan teknologi.

Selain menjadi tempat interaksi sosial, kafe seperti Ninetaste Coffee juga memainkan peran dalam pembentukan identitas sosial. Pilihan untuk berkumpul di kafe tertentu sering kali dikaitkan dengan citra diri, selera estetika, dan komunitas yang diikuti seseorang. Dalam hal ini, kafe berfungsi sebagai medium simbolik di mana pengunjung menegaskan eksistensinya di hadapan orang lain. Aktivitas sederhana seperti memotret kopi, membagikan suasana kafe, atau menulis status tentang pengalaman nongkrong di media sosial merupakan bentuk komunikasi nonverbal yang mencerminkan identitas dan status sosial (Rahmawati & Aditya, 2025).

Dengan demikian, Ninetaste Coffee dapat dipandang sebagai contoh nyata dari ruang publik modern yang memadukan fungsi sosial dan digital. Interaksi sosial di dalamnya tidak hanya mempererat hubungan antarindividu, tetapi juga memperkaya cara masyarakat berkomunikasi di era global. Keberadaan kafe ini menjadi simbol perubahan budaya komunikasi di mana nilai-nilai kebersamaan, keterbukaan, dan ekspresi diri berpadu dengan perkembangan teknologi. Sebagaimana dinyatakan oleh Nugraha (2024), budaya nongkrong di kafe merupakan refleksi dari kebutuhan manusia untuk tetap terhubung secara sosial di tengah kehidupan modern yang serba cepat.

Secara keseluruhan, fenomena komunikasi di Ninetaste Coffee menunjukkan bahwa kopi tidak lagi sekadar minuman yang dinikmati untuk melepas lelah, tetapi telah menjadi medium komunikasi yang mempertemukan berbagai ide, emosi, dan cerita. Ruang publik seperti kafe memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi, mengekspresikan diri, dan membangun hubungan sosial yang lebih luas. Oleh karena itu, Ninetaste Coffee dapat dikatakan sebagai simbol ruang komunikasi baru yang merepresentasikan cara masyarakat modern berhubungan satu sama lain—baik melalui tatap muka langsung maupun melalui media digital. Aroma kopi yang khas, suasana hangat, dan percakapan yang mengalir menjadi wujud nyata dari komunikasi sosial yang hidup dan terus berkembang di tengah masyarakat urban masa kini.

 

REFERENSI

Devito, J. A. (2019). The Interpersonal Communication Book (15th ed.). Pearson Education.

Nugraha, R. (2024). Budaya Nongkrong dan Dinamika Komunikasi Sosial di Kafe Urban. Jurnal Komunikasi dan Media Indonesia, 8(2), 45–56.

Prasetyo, D. (2024). Transformasi Ruang Publik dan Interaksi Sosial di Era Digital. Jurnal Sosioteknologi Modern, 6(1), 22–33.

Rahmawati, S., & Aditya, P. (2025). Komunikasi dan Gaya Hidup Kaum Muda di Kafe-Kafe Perkotaan. Jurnal Ilmu Komunikasi Nusantara, 9(1), 12–25.

Raharjo, T. (2023). Ruang Publik dan Demokrasi Komunikasi di Indonesia. Jurnal Filsafat dan Komunikasi Publik, 5(3), 61–74.

Saraswati, N. (2024). Eksistensi Diri Melalui Media Sosial: Fenomena Nongkrong Digital di Kalangan Milenial. Jurnal Komunikasi Digital Indonesia, 7(1), 30–42.

 

Psikologi Komunikasi dan Media

 

Peran Komunikasi Persuasif di Media Sosial dalam
Meningkatkan Daya Tarik Konsumen terhadap Produk UMKM

Oleh: 
Deti Puji Jayanti (11123005)
S1 Psikologi '23

(Lokasi: Outlet Ketan Susu Arum Dalu, Jabang)

Observasi dilakukan pada hari Kamis sore, sekitar pukul 17.30 WIB, di outlet Ketan Susu Arum Dalu yang berapa di desa Jabang yang baru berjalan 5 bulan. Ketan Susu Arum Dalu baru saja membuka cabang didaerah Sambi yang masih jalan kurang lebih 4 hari. Suasana di sekitar lokasi tampak cukup ramai. Beberapa pengunjung datang silih berganti untuk membeli minuman dan olahan ketan yang berbagai toping. Cuaca sore itu agak mendung, tetapi tetap ramai karna outlet tersebut terletak di pinggir jalan yang mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar.

Ketan Susu Arum Dalu merupakan salah satu usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berhasil menarik perhatian konsumen melalui strategi komunikasi persuasif di media sosial. Berdasarkan pengamatan, outlet ini menampilkan ciri khas visual yang kuat, seperti warna oranye yang mencolok dan logo yang mudah dikenali. Hal ini menunjukkan adanya pemahaman terhadap pentingnya branding visual dalam menarik minat pembeli (Kotler & Keller, 2016)

Pemilik outlet tampak aktif melayani pelanggan dengan sikap ramah dan tutur kata yang sopan. Ia menggunakan pendekatan persuasif tidak hanya secara langsung kepada pembeli, tetapi juga melalui media sosial. Di spanduk depan kedai, tertera akun Instagram dan Tiktok resmi, yaitu @ketansusu_arumdalu. Selain promosi produk, akun media sosial tersebut juga menampilkan testimoni pelanggan yang merasa puas dengan cita rasa dan pelayanan. Hal ini menyimpulkan kesan positif dibenak calon konsumen lain, sebagaimana dijelaskan oleh Suryani (2019) bahwa komunikasi persuasif dalam pemasaran digital mampu memengaruhi sikap dan keputusan pembelian masyarakat melalui daya tarik emosional serta kredibilitas pesan yang disampaikan.

Saat sore itu pengamatan dilakukan, tampak beberapa pembeli muda datang sambil membawa ponsel dan menunjukkan unggahan dari media sosial outlet tersebut. Mereka mengaku penasaran setelah melihat video promosi di Tiktok. Kondisi ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh nyata dalam meningkatkan daya tarik dan minat konsumen terhadap produk UMKM seperti Ketan Susu Arum Dalu.

Dari hasil observasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa komunikasi persuasif di media sosial berperan besar dalam menarik perhatian dan membangun minat konsumen. Melalui strategi visual yang konsisten, penggunaan bahasa ajakan yang halus, dan interaksi positif dengan pelanggan di dunia maya, UMKM seperti Ketan Susu Arum Dalu mampu menciptakan citra merek yang kuat serta meningkatkan penjualan.

 

Referensi

Kolter, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.

Rahmawati, D., & Putra, A. (2021). Peran Komunikasi Persuasif di Media Sosial terhadap Keputusan Pembelian Konsumen. Jurnal Komunikasi dan Bisnis Digital, 3(2), 85 – 94.

Suryani, T. (2019). Komunikasi Pemasaran: Teori dan Aplikasi di Era Digital. Jakarta: Prenadamedia Group.

Debat Terbuka Pemilihan Raya Calon Ketua Himpunan Mahasiswa S1 Psikologi Periode 2025/2026



Sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan Himpunan Mahasiswa S1 Psikologi, telah terselenggara kegiatan Debat Terbuka Calon Ketua HIMA S1 Psikologi Periode 2025/2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memastikan keberlanjutan estafet perjuangan organisasi melalui pemimpin baru yang memiliki semangat, integritas, dan visi yang jelas.

Forum debat ini menjadi wadah bagi para kandidat untuk menyampaikan visi, misi, serta program kerja unggulan mereka secara langsung kepada seluruh mahasiswa S1 Psikologi. Selain itu, debat terbuka ini juga menjadi sarana untuk menunjukkan kapasitas komunikasi, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta kepekaan terhadap isu-isu aktual di lingkungan internal maupun eksternal kampus.

Dengan mengusung tema “Membangun Kepemimpinan Organisasi Mahasiswa yang Berdampak, Berdaya, dan Berkarakter” kegiatan ini berlangsung selama enam hari, dari tanggal 5 hingga 10 Agustus 2025, dengan rangkaian acara sebagai berikut.

 

Rangkaian Kegiatan

📌 6 Agustus 2025

Pelaksanaan technical meeting yang melibatkan seluruh panitia dan calon kandidat Ketua HIMA S1 Psikologi untuk memastikan kesiapan teknis dan alur kegiatan debat.

📌 9 Agustus 2025

Debat Terbuka Calon Ketua HIMAPSI diselenggarakan secara langsung, terdiri atas beberapa sesi:

  • Sesi Pemaparan : Para kandidat mempresentasikan visi, misi, dan program kerja unggulan.
  •  Sesi Debat Terbuka : Terbagi menjadi dua sesi, masing-masing sesi mencakup tiga mosi. Setiap kandidat mendapat satu mosi per sesi untuk disampaikan, disanggah, dan dibahas.
  • Sesi Panelis & Audiens : Tanya jawab secara langsung antara kandidat dengan panelis serta mahasiswa sebagai audiens.
  • Kegiatan ini ditutup dengan pemutaran video kilas balik satu periode kepengurusan HIMAPSI 2024/2025, serta penyampaian kesan dan pesan dari Ketua HIMAPSI periode tersebut.

📌 10 Agustus 2025

Pemilihan Raya Ketua HIMA S1 Psikologi Periode 2025/2026 dilaksanakan secara daring melalui Google Form, dan diikuti oleh seluruh mahasiswa serta dosen Program Studi S1 Psikologi.

 


Kegiatan ini tidak hanya menjadi proses demokratis dalam memilih pemimpin baru, tetapi juga menjadi sarana edukatif yang membangun budaya diskusi terbuka dan kritis di kalangan mahasiswa Psikologi. Semoga pemimpin terpilih nantinya dapat membawa HIMA S1 Psikologi ke arah yang lebih baik dan berdampak.

SPARK UNPLUGGED 2025: Satu Petualangan Terakhir, Menutup Babak dengan Tawa

“SPARK PSYCHOLOGY 2025” (Social Participation and Adventure for Relationship Knowledge) merupakan kegiatan outbound yang secara khusus dirancang untuk memperkuat hubungan antar anggota Himpunan Mahasiswa S1 Psikologi (HIMAPSI). Pada tahun ini, kegiatan mengusung tema “SPARK UNPLUGGED: One Last Adventure, Close the Chapter with Laughter” yang sukses diselenggarakan pada tanggal 21–22 Juli 2025 bertempat di Pendopo Agung, Ngasinan, Pagung, Kec. Semen, Kab. Kediri.

Melalui rangkaian aktivitas yang menitikberatkan pada pembelajaran mengenai kerja sama, komunikasi, dan kolaborasi, diharapkan kegiatan ini mampu mempererat hubungan antar anggota serta membentuk HIMAPSI yang lebih solid dan kompak dalam berorganisasi.

 

Kegiatan SPARK PSYCHOLOGY berlangsung selama dua hari.

Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan agenda briefing keberangkatan di kampus sebelum seluruh peserta menuju lokasi kegiatan di Pendopo Agung. Setibanya di lokasi dan setelah sesi istirahat singkat, kegiatan dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB dengan agenda mendekorasi ruangan untuk keperluan acara malam.

Sore harinya, diadakan Sharing Session antar anggota kepengurusan sebagai refleksi dan evaluasi perjalanan organisasi selama satu periode. Suasana hangat dan penuh cerita ini menjadi momen untuk saling belajar, menguatkan, serta menumbuhkan rasa kebersamaan.

Pada malam hari, dilangsungkan Awarding Night, yaitu acara pemberian penghargaan kepada anggota-anggota HIMAPSI yang telah berkontribusi secara aktif selama masa kepengurusan. Malam tersebut ditutup dengan sesi santai berupa barbeque (nge-grill) bersama, yang menjadi ajang mempererat tali persaudaraan dalam suasana hangat dan penuh tawa.

 

Kegiatan hari kedua diawali pada pukul 07.00 WIB dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh seluruh anggota. Sesi ini tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang penuh semangat dan keceriaan.

 Setelah senam, peserta diberikan waktu untuk beristirahat sejenak dan bersih diri, lalu dilanjutkan dengan sesi sarapan bersama. Suasana pagi yang sejuk dan santai menambah kehangatan kebersamaan di hari terakhir kegiatan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada para pemenang games yang telah dilaksanakan pada hari sebelumnya. Momen ini menjadi bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi aktif seluruh anggota dalam berbagai aktivitas. Rangkaian acara kemudian ditutup secara resmi melalui sesi penutupan kegiatan, yang disusul dengan waktu bebersih dan persiapan kembali ke kampus.

  Kegiatan SPARK PSYCHOLOGY 2025: SPARK UNPLUGGED – One Last Adventure, Close the Chapter with Laughter menjadi momen yang penuh makna bagi seluruh anggota HIMAPSI. Selama dua hari penuh, para anggota tidak hanya menikmati keseruan berbagai aktivitas, tetapi juga mendapatkan ruang untuk merefleksikan perjalanan organisasi, mempererat ikatan emosional, dan merayakan kebersamaan yang telah terjalin.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kolaborasi, rasa kepemilikan terhadap organisasi, serta solidaritas antar anggota semakin tumbuh dan mengakar kuat. SPARK bukan hanya tentang petualangan, tetapi juga tentang menyalakan kembali semangat, menyatukan langkah, dan menutup satu bab perjalanan dengan penuh syukur dan tawa.

Bakti Sosial Ramadhan HIMAPSI BHAKTA: PsychoBrave 2025

PSYCHOBRAVE (Psychology In Blessing Ramadhan Ever) 2025



Pada hari Kamis, 13 Maret 2025, HIMAPSI (Himpunan Mahasiswa Psikologi) IIK Bhakta telah sukses menyelenggarakan kegiatan tahunan bertajuk PsychoBrave (Psychology In Blessing Ramadhan Ever) di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al-Firdaus yang berlokasi di Ngasem, Kabupaten Kediri. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial mahasiswa psikologi IIK Bhakta terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang lebih di bulan suci Ramadhan.

Dengan mengusung tema “Jembatan Kasih Ramadhan: Menghapus Sepi, Menguatkan Hati”, kegiatan ini bertujuan untuk membangun jembatan kasih dan kepedulian sosial antara mahasiswa dan anak-anak di panti asuhan. Bulan Ramadhan menjadi momen yang sangat tepat untuk menebar kebahagiaan, cinta kasih, serta memperkuat ikatan emosional antarsesama melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan.


Rangkaian Acara


Acara dimulai pada pukul 14.30 WIB dengan sambutan hangat dari ketua pelaksana, perwakilan HIMAPSI, serta pengurus LKSA Al-Firdaus. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan langsung terasa sejak awal acara. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai games interaktif dan edukatif yang dirancang khusus untuk menghibur dan mengasah kemampuan sosial anak-anak panti.

Games yang dimainkan meliputi tebak kata, estafet benda, dan lomba kekompakan kelompok yang berhasil mencairkan suasana dan membuat anak-anak sangat antusias. Tawa riang dan semangat mereka benar-benar menjadi penyemangat bagi seluruh panitia. Tak hanya itu, berbagai hadiah menarik disiapkan untuk para pemenang games, yang menambah semangat kompetitif namun tetap dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.

Selain games, kegiatan juga diisi dengan dongeng motivasi dan cerita inspiratif yang dibawakan oleh anggota HIMAPSI untuk memberikan semangat hidup dan motivasi kepada adik-adik di LKSA. Cerita yang dibawakan menggambarkan nilai-nilai kebaikan, keikhlasan, dan harapan, yang sesuai dengan semangat Ramadhan.


Berbagi Takjil dan Buka Bersama

Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta berkumpul untuk berdoa bersama, dilanjutkan dengan pembagian takjil dan bingkisan yang telah disiapkan oleh panitia. Suasana penuh kehangatan terlihat jelas saat momen buka bersama dimulai pada pukul 17.30 WIB. Kebersamaan semakin terasa saat dosen dari Prodi Psikologi IIK Bhakta turut hadir dan berbuka puasa bersama dengan mahasiswa dan anak-anak panti.

Kehadiran para dosen menjadi bentuk dukungan moral sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar. Momen buka bersama ini menjadi penutup yang indah dari rangkaian kegiatan PsychoBrave 2025, yang tak hanya mengisi waktu dengan aktivitas positif, tetapi juga mengajarkan makna berbagi, kepedulian, dan kasih sayang.

Kegiatan PsychoBrave 2025 berjalan dengan lancar, meriah, dan penuh makna. Seluruh panitia dan peserta merasakan kebahagiaan yang mendalam karena dapat memberikan senyuman dan kebahagiaan kecil bagi anak-anak di LKSA Al-Firdaus. Kegiatan ini menjadi cerminan bahwa bulan Ramadhan bukan hanya tentang ibadah individu, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan dengan orang lain, terutama yang membutuhkan.

Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan di tahun-tahun berikutnya. HIMAPSI IIK Bhakta berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus menumbuhkan empati dan jiwa sosial di kalangan mahasiswa psikologi.

Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam kelancaran acara ini, baik secara langsung maupun tidak langsung. Semoga kegiatan ini menjadi ladang pahala dan membawa keberkahan bagi kita semua.

Monitoring Psyche Competition 2025

Psyche Competition: Ajang Kreativitas dan Kompetisi untuk Berprestasi




Psyche Competition (Psychological Skills and Youth Cognitive Empowerment) adalah program kerja dari HIMA Psikologi IIK Bhakta yang bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan meningkatkan kreativitas di kalangan remaja. Kompetisi ini juga menjadi wadah untuk mempromosikan pentingnya menjaga kesehatan mental. Dengan tema "Membangun Inovasi Kreatif untuk Meningkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Upaya Menjaga Kesejahteraan Mental melalui Pengembangan Keterampilan Psikologis", kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta mengelola stres dan kecemasan dalam situasi kompetitif.

Monitoring Pelaksanaan Olimpiade Psikologi


Rangkaian Kegiatan Psyche Competition 2025
Berikut adalah jadwal lengkap dari kegiatan Psyche Competition yang berlangsung dari 12 Januari hingga 22 Februari 2025:

  • 12 Januari 2025
    Technical meeting dilaksanakan secara virtual melalui Zoom. Seluruh peserta tingkat nasional hadir untuk mendapatkan pemaparan mekanisme dan ketentuan lomba.
  • 15 Februari 2025
    Pengumpulan karya lomba berupa poster edukasi dan video kreatif dilakukan melalui platform Google Form dan Google Drive.
  • 16 Februari 2025
    Babak penyisihan Olimpiade Psikologi (Babak 1) berlangsung secara online melalui platform Socratease. Peserta, yang terdiri dari mahasiswa tingkat nasional, mengerjakan 50 soal pilihan ganda dengan sistem proteksi untuk memonitor pengerjaan dan mendeteksi kecurangan.
  • 19 Februari 2025
    Babak final Olimpiade Psikologi (Babak 2) dilaksanakan secara online melalui Socratease dengan format 10 soal esai. Babak ini diikuti oleh 10 peserta dengan nilai tertinggi dari babak penyisihan.
  • 19-21 Februari 2025
    Penjurian seluruh cabang lomba dilakukan oleh juri yang merupakan dosen dan guru Yayasan Bhakti Wiyata, ahli dalam bidangnya masing-masing.
  • 22 Februari 2025
    Pengumuman pemenang semua cabang lomba dilaksanakan secara online melalui Instagram Story @himapsi_iikbhakta pada pukul 20.00 WIB.


Pemenang Psyche Competition 2025

  • Juara Lomba Olimpiade Psikologi🧠 
    🥇 Mubarakatun Thayyibah – Universitas Udayana
    🥈 Jasmine Indria Hermawan – Universitas Gadjah Mada
    🥉 Khoirul Setyo Mashudi – IIK Bhakti Wiyata
  • Juara Lomba Video Edukasi🎬 
    🥇 Atikah Nurussyifa Aziz – Institut Pertanian Bogor
    🥈 Zata Yumna Darayati – SMAN 1 Tumpang
    🥉 Muhammad Aldy Irawan – Universitas Negeri Surabaya
  • Juara Lomba Poster Edukasi🖼️ 
    🥇 Mubarakatun Thayyibah – Universitas Udayana
    🥈 Alifah Nurfarahiya – Universitas Negeri Surabaya
    🥉 Komang Rian Widiantara – Universitas Udayana


Psyche Competition telah berhasil menjadi ajang kompetisi yang tidak hanya mengasah kemampuan berpikir kritis dan kreativitas peserta, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kegiatan ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi generasi muda di masa mendatang. Sampai jumpa di Psyche Competition berikutnya!