Psikologi Komunikasi dan Media

 

Peran Komunikasi Persuasif di Media Sosial dalam
Meningkatkan Daya Tarik Konsumen terhadap Produk UMKM

Oleh: 
Deti Puji Jayanti (11123005)
S1 Psikologi '23

(Lokasi: Outlet Ketan Susu Arum Dalu, Jabang)

Observasi dilakukan pada hari Kamis sore, sekitar pukul 17.30 WIB, di outlet Ketan Susu Arum Dalu yang berapa di desa Jabang yang baru berjalan 5 bulan. Ketan Susu Arum Dalu baru saja membuka cabang didaerah Sambi yang masih jalan kurang lebih 4 hari. Suasana di sekitar lokasi tampak cukup ramai. Beberapa pengunjung datang silih berganti untuk membeli minuman dan olahan ketan yang berbagai toping. Cuaca sore itu agak mendung, tetapi tetap ramai karna outlet tersebut terletak di pinggir jalan yang mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar.

Ketan Susu Arum Dalu merupakan salah satu usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berhasil menarik perhatian konsumen melalui strategi komunikasi persuasif di media sosial. Berdasarkan pengamatan, outlet ini menampilkan ciri khas visual yang kuat, seperti warna oranye yang mencolok dan logo yang mudah dikenali. Hal ini menunjukkan adanya pemahaman terhadap pentingnya branding visual dalam menarik minat pembeli (Kotler & Keller, 2016)

Pemilik outlet tampak aktif melayani pelanggan dengan sikap ramah dan tutur kata yang sopan. Ia menggunakan pendekatan persuasif tidak hanya secara langsung kepada pembeli, tetapi juga melalui media sosial. Di spanduk depan kedai, tertera akun Instagram dan Tiktok resmi, yaitu @ketansusu_arumdalu. Selain promosi produk, akun media sosial tersebut juga menampilkan testimoni pelanggan yang merasa puas dengan cita rasa dan pelayanan. Hal ini menyimpulkan kesan positif dibenak calon konsumen lain, sebagaimana dijelaskan oleh Suryani (2019) bahwa komunikasi persuasif dalam pemasaran digital mampu memengaruhi sikap dan keputusan pembelian masyarakat melalui daya tarik emosional serta kredibilitas pesan yang disampaikan.

Saat sore itu pengamatan dilakukan, tampak beberapa pembeli muda datang sambil membawa ponsel dan menunjukkan unggahan dari media sosial outlet tersebut. Mereka mengaku penasaran setelah melihat video promosi di Tiktok. Kondisi ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh nyata dalam meningkatkan daya tarik dan minat konsumen terhadap produk UMKM seperti Ketan Susu Arum Dalu.

Dari hasil observasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa komunikasi persuasif di media sosial berperan besar dalam menarik perhatian dan membangun minat konsumen. Melalui strategi visual yang konsisten, penggunaan bahasa ajakan yang halus, dan interaksi positif dengan pelanggan di dunia maya, UMKM seperti Ketan Susu Arum Dalu mampu menciptakan citra merek yang kuat serta meningkatkan penjualan.

 

Referensi

Kolter, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.

Rahmawati, D., & Putra, A. (2021). Peran Komunikasi Persuasif di Media Sosial terhadap Keputusan Pembelian Konsumen. Jurnal Komunikasi dan Bisnis Digital, 3(2), 85 – 94.

Suryani, T. (2019). Komunikasi Pemasaran: Teori dan Aplikasi di Era Digital. Jakarta: Prenadamedia Group.