Peran Komunikasi Persuasif di Media Sosial dalam
Meningkatkan Daya Tarik Konsumen terhadap Produk UMKM
Observasi dilakukan
pada hari Kamis sore, sekitar pukul 17.30 WIB, di outlet Ketan Susu Arum Dalu
yang berapa di desa Jabang yang baru berjalan 5 bulan. Ketan Susu Arum Dalu
baru saja membuka cabang didaerah Sambi yang masih jalan kurang lebih 4 hari.
Suasana di sekitar lokasi tampak cukup ramai. Beberapa pengunjung datang silih
berganti untuk membeli minuman dan olahan ketan yang berbagai toping. Cuaca
sore itu agak mendung, tetapi tetap ramai karna outlet tersebut terletak di
pinggir jalan yang mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar.
Ketan Susu
Arum Dalu merupakan salah satu usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berhasil
menarik perhatian konsumen melalui strategi komunikasi persuasif di media
sosial. Berdasarkan pengamatan, outlet ini menampilkan ciri khas visual yang
kuat, seperti warna oranye yang mencolok dan logo yang mudah dikenali. Hal ini
menunjukkan adanya pemahaman terhadap pentingnya branding visual dalam menarik
minat pembeli (Kotler & Keller, 2016)
Pemilik
outlet tampak aktif melayani pelanggan dengan sikap ramah dan tutur kata yang
sopan. Ia menggunakan pendekatan persuasif tidak hanya secara langsung kepada
pembeli, tetapi juga melalui media sosial. Di spanduk depan kedai, tertera akun
Instagram dan Tiktok resmi, yaitu @ketansusu_arumdalu.
Selain promosi produk, akun media sosial tersebut juga menampilkan
testimoni pelanggan yang merasa puas dengan cita rasa dan pelayanan. Hal ini
menyimpulkan kesan positif dibenak calon konsumen lain, sebagaimana dijelaskan
oleh Suryani (2019) bahwa komunikasi persuasif dalam pemasaran digital mampu
memengaruhi sikap dan keputusan pembelian masyarakat melalui daya tarik
emosional serta kredibilitas pesan yang disampaikan.
Saat sore
itu pengamatan dilakukan, tampak beberapa pembeli muda datang sambil membawa
ponsel dan menunjukkan unggahan dari media sosial outlet tersebut. Mereka
mengaku penasaran setelah melihat video promosi di Tiktok. Kondisi ini
menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh nyata dalam meningkatkan daya
tarik dan minat konsumen terhadap produk UMKM seperti Ketan Susu Arum Dalu.
Dari hasil
observasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa komunikasi persuasif di media
sosial berperan besar dalam menarik perhatian dan membangun minat konsumen.
Melalui strategi visual yang konsisten, penggunaan bahasa ajakan yang halus,
dan interaksi positif dengan pelanggan di dunia maya, UMKM seperti Ketan Susu
Arum Dalu mampu menciptakan citra merek yang kuat serta meningkatkan penjualan.
Referensi
Kolter, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
Rahmawati, D., & Putra, A. (2021). Peran Komunikasi Persuasif di Media Sosial terhadap Keputusan Pembelian Konsumen. Jurnal Komunikasi dan Bisnis Digital, 3(2), 85 – 94.
Suryani, T. (2019). Komunikasi Pemasaran: Teori dan Aplikasi di Era Digital. Jakarta: Prenadamedia Group.